blograme

Music My Inspiration :)

TULISAN I “CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA KASUS PELAYANAN RUMAH SAKIT”

Customer relationship management (CRM) merupakan hubungan antara perusahaan dengan pelanggan sehingga baik pelanggan atau perusahaannya akan menerima nilai maksimum dari hubungan ini. Strategi ini akan menyadari bahwa membina hubungan jangka panjang dengan pelanggan adalah suatu strategi yang bagus, karena mempertahankan pelanggan yang sudah biasanya akan lebih murah daripada mendapatkan pelanggan yang baru. CRM pada rumah sakit sangat penting guna meningkatkan mutu pelayanan, agar para pasien puas terhadap pelayanan yang telah diberikan. Namun, belakangan ini banyak sekali keluhan para pasien terhadap pelayanan rumah sakit yang kurang memadai.

Kasus yang saya alami di salah satu rumah sakit daerah Jakarta Timur dan saya tidak ingin menyebutkan rumah sakitnya yaitu kasus terhadap pelayanan medis rumah sakit kurang memadai. Pada saat itu om saya sedang sakit jantung lalu pada malam hari keluarga membawanya ke rumah sakit tersebut, tetapi malah kekecewaan yang didapat. Pada saat di UGD rumah sakit itu om saya tidak mendapatkan penanganan dari dokter. Dokter tersebut hanya memberikan resep lalu menyuruh om saya pulang dan berkata “penyakit seperti ini mah dibawa kepoli jantung biasa saja bukan UGD” sedangkan om saya sakit jantung yang serius. Seharusnya sebagai dokter di rumah sakit memberikan pelayanan yang terbaik terhadap pasien, agar rumah sakit tersebut mendapatkan banyak pelanggan dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan.  Kualitas pelayanan tersebut dibentuk dengan beberapa indikator seperti pemahaman perawat terhadap pasien, kepercayaan pasien dalam pengobatan, staf administrasi dan penanganan cepat oleh staf administrasi. Jadi, semakin baik pelayanan yang dibangun rumah sakit maka kepuasan pasien akan semakin meningkat pula.

Apabila rumah sakit menerapkan customer relationship management (CRM) dengan baik, maka rumah sakit harus meningkatkan mutu pelayanan terhadap para pasien yaitu pelayanan medis maupun pelayanan fasilitas agar banyak pasien yang berlangganan di rumah sakit tersebut. Pada kasus ini sasaran untuk menjalankan strategi CRM harus mempertimbangkan situasi spesifik yang dihadapi rumah sakit dan juga kebutuhan dan harapan pasien. Rumah sakit harus secara efektif mengelola untuk perbaikan pelayanan agar mendapat nilai tambah terhadap pasien.

 

 

Sumber atau Referensi :

Raymond McLeodJr.George P.Schell (Edisi 10). “Sistem Informasi Manajemen”. Salemba Empat: 247-248.

http://titikurniati.wordpress.com/2011/01/06/etika-dan-etiket-pelayanan-di-rumah-sakit-dalam-meningkatkan-kualitas-pelayanan/

http://drihsangpi.wordpress.com/2013/04/17/37/

Oktober 11, 2013 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: