blograme

Music My Inspiration :)

RANGKUMAN KESEHATAN MENTAL

A.  CIRI-CIRI KEPRIBADIAN

 

1.  Menurut Gordon Allport. Teori Allport tentang dorongan kepribadian yang sehat memasukan juga “prinsip penguasaan dan kemampuan” (principle of mastery and competence) yang berpendapat bahwa orang-orang yang matang dan sehat tidak cukup puas dengan melaksanakan dan mencapai tingkat yang sedang dan hanya memadai. Menurut Allport, faktor utama tingkah lalu orang dewasa yang matang adalah sifat-sifat yang terorganisir dan selaras yang mendorong dan membimbing tingkah laku menurut prinsip otonomi fungsional.

2.  Menurut Carl Rogers. Rogers menekankan pandangan bahwa tingkah laku manusia hanya dapat dipahami dari bagaimana dia mamandang realita secara subjektif. Konsep pokok dari teori kepribadian Rogers adalah self, sehingga dapat dikatakan self merupakan satu-satunya sruktur kepribadian yang sebenarnya. Self ini dibagi 2 yaitu : Real Self dan Ideal Self. Konsep self menggambarkan konsepsi orang tentang dirinya sendiri, ciri-ciri yang dianggapnya menjadi bagian dari dirinya.  Konsep self juga menggambarkan pandangan diri dalam kaitannya dengan berbagai perannya dalam kehidupan dan dalam kaitannya dengan hubungan interpersonal.

3.  Menurut Maslow. Menurut konsep Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow, manusia didorong oleh kebutuhan-kebutuhan universal dan dibawa sejak lahir. Menurut maslow individu dimotivasi oleh kebutuhan yang tidak terpuaskan, meskipun kebutuhan ini terpuaskan karena adanya dorongan dan sifat dasar manusia yang tidak merasa puas maka munculah keinginan baru. Maslow menemukan bahwa tanpa memandang suku asal-usul seseorang, setiap manusia mengalami tahap-tahap peningkatan kebutuhan atau pencapaian dalam kehidupannya.

4.  Menurut Erich Fromm. Kepribadian yang sehat menurut Erich Fromm adalah pribadi yang produktif yaitu pribadi yang dapat menggunakan secara penuh potensi dirinya. Kepribadian yang sehat menurut Fromm ditandai beberapa hal antara lain pola hubungan yang sehat (konstruktif), bukan atas dasar ketergantungan ataupun kekuasaan dalam hubungan dengan orang lain, kelompok, dan Tuhan. Karena menurut Erich Fromm, manusia adalah makhluk sosial.

 

B. STRES

 

          Stres adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental. Bentuk ketegangan ini mempengaruhi kinerja keseharian seseorang. Bahkan stress dapat membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental. Stres menampakkan diri dengan berbagai cara. Sebagai contoh, seorang individu yang sedang stres berat mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Akibat stres dapat dikelompokkan dalam tiga kategori umum : gejala fisiologis, gejala psikologis, dan gejala perilaku. Tipe Stres antara lain : tekanan, frustasi, konflik, dan kecemasan.

  • Faktor-faktor Individual dan Sosial Yang Menjadi Penyebab Stres. Faktor internal atau individu yang menyebabkan stres antara lain : keluarga, ekonomi, dan kepribadian. Faktor eksternal antara lain faktor lingkungan dan organisasi. Faktor lingkungan berupa keamanan dan keselamatan dalam lingkungan pekerjaan.
  • Symptom Reducing Responses Terhadap Stres. Mekanisnme pertahanan diri (defense mechanism) yang biasa digunakan individu untuk di jadikan strategi saat mengurangi stress : Represi, Pengalihan, Sublimasi, Proyeksi, Pembentukan Reaksi, Introyeksi, dan Regresi.
  • Pendekatan Problem Solving Terhadap Stres. Proses mental dan intelektual dalam menemukan masalah dan memecahkan masalah berdasarkan data dan informasi yang akurat, sehingga dapat diambil kesimpulan yang cermat dan akurat. Atau ketika kita mendapatkan masalah dan membuat kita stres, lebih baik kita berdoa dan memohon petunjuk dari yang Maha Kuasa.
  • Koping (Coping) Terhadap Stres. Koping adalah sebuah mekanisme untuk mengatasi perubahan yang dihadapi atau beban yang diterima tubuh dan beban tersebut menimbulkan respon tubuh yang sifatnya nonspesifik yaitu stres. Macam-macam koping : Koping psikologis, Pada umumnya gejala yang ditimbulkan akibat stress psikologis tergantung pada dua factor yaitu : Bagaimana persepsi atau penerimaan individu terhadap stressor dan Bagaimana persepsi atau penerimaan individu terhadap stressor. Koping psiko-sosial, Yang biasa dilakukan individu dalam koping psiko-sosial adalah nmenyerang, menarik diri dan kompromi.

 

C. PENYESUAIAN DIRI DAN PERTUMBUHAN

 

          Pengertian penyesuaian diri adalah proses yang diharapi oleh individu dalam mengenal lingkungan yang baru. Penyesuaian diri memiliki karakteritistik yang dapat diamati. Karakteristik penyesuaian diri dapat dibedakan menjadi penyesuaian diri positif (normal) dan penyesuaian diri negatif (abnormal).

          Manusia disebut sebagai individu apabila tingkah lakunya spesifik atau menggambarkan dirinya sendiri dan bukan bertingkah laku secara umum atau seperti orang lain. Setiap individu pasti akan mengalami pembentukan karakter atau kepribadian. Dan hal tersebut membutuhkan proses yang sangat panjang dan banyak faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan kepribadiannya tersebut dan keluarga adalah faktor utama yang akan sangat mempengaruhi pembentukan kepribadian. Faktor-faktor pertumbuhan dan perkembangan individu : Faktor heredokonstitusionil, Faktor genetik, dan Faktor lingkungan.

 

D. CINTA DAN PERKAWINAN

 

       Cinta merupakan salah satu bentuk emosi dan perasaan yang dimiliki individu. Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin yang suci antara pria dan wanita yang melibatkan hubungan seksual, hak pengasuhan anak dan adanya pembagian peran suami – istri serta adanya keintiman, komitmen, persahabatan, cinta dan kasih sayang, pemenuhan seksual, pertemanan dan kesempatan untuk pengembangan emosional antara suami dan istri. Dalam perkawinan, antara individu kaum pria dan wanita harus didasari oleh cinta dan kasih sayang. Pernikahan memiliki tanggung jawab yang sangat besar, jadi kita harus memilih pasangan yang baik dan benar agar kita tidak salah memilih pasangan hidup dan tidak terjadi percaraian.

          Memilih pasangan hidup dalam pernikahan itu sangat penting dan hukumnya wajib, Rasulullah SAW telah memberikan teladan dan petunjuk tentang cara memilih pasangan hidup yang tepat dan islami antara lain : beragama islam, berakhlak baik, sehat jasmani dan rohani, dan rajin beribadah.

          Niat menikah saja tidak cukup, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Kesiapan mental, ekonomi, pendidikan belum lagi menghadapi friksi atau konflik dengan keluarga besar. Pada umumnya, banyak sekali pertengkaran bahkan terjadi perceraian dalam kehidupan berkeluarga. Perceraian merupakan terputusnya hubungan antara suami istri, yang dalam hal ini adalah cerai hidup yang disebabkan oleh kegagalan suami atau istri dalam menjalankan obligasi peran masing-masing. Jadi, sebelum memutuskan untuk melakukan pernikahan sebaiknya pertimbangkan secara matang agar menjadi keluarga yang harmonis dan keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah.

  • Penyesuaian dan Pertumbuhan Dalam Perkawinan. Penyesuaian dalam pernikahan pada dasarnya adalah hal yang berjalan sepanjang waktu, sepanjang pernikahan itu bahkan hingga salah satu dari pasangan meninggal dunia penyesuain tetap menjadi kebutuhan dan keharusan. Penyesuaian dengan pasangan juga butuh kesabaran dan kemauan untuk saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perbedaan diantara pasangan suami istri adalah suatu hal yang wajar, dan karena perbedaan itulah Allah mempertemukan dan menyatukannya agar satu sama lain bisa saling melengkapi. Kebahagiaan dalam pernikahan kuncinya terletak di hati, dan berada pada diri masing-masing pasangan.
  • Perceraian dan Pernikahan Kembali. Pernikahan hanya mengikat sepanjang pasangan ini hidup. Pasangan yang sudah menikah harus mempertahankan pernikahan mereka selama pasangan hidup mereka masih hidup. Perceraian boleh terjadi alasan sebab yang tepat, seperti perzinahan atau ketidakcocokan antar suami dengan istri. Apabila perceraian terjadi antara suami dengan istri, makanya antar individu boleh melakukan pernikahan kembali.
  • Single Life. Masih banyak manusia yang masih memilih untuk hidup sendiri tanpa pasangan atau menjomblo dengan alasan yang berbeda-beda. Single atau Jomblo itu sendiri adalah mencari jati diri dan instropeksi diri untuk kedepannya dalam menentukan kehidupan. Single atau jomblo itu bukan berarti seseorang tidak laku, tetapi banyak orang yang masih ingin hidup bebas dengan teman-teman tanpa ada yang mengatur.

 

E. HUBUNGAN INTERPERSONAL

 

Hubungan interpersonal adalah dimana ketika kita berkomunikasi, kita bukan sekedar menyampaikan isi pesan, tetapi juga menentukan kadar hubungan interpersonalnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketertarikan interpersonal : faktor internal, faktor eksternal, dan faktor interaksi.

 

SUMBER :

http://www.psychologymania.com/2010/03/gordon-allport-tokoh-psikologi.html

http://www.psychologymania.com/2012/12/pengertian-aktualisasi-diri.html

http://www.psychologymania.com/2010/05/erich-fromm-teori-psikologi-sosial.html

http://www.psychologymania.com/2012/05/pengertian-stress.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Stres

http://www.psychologymania.com/2012/08/pengertian-koping.html

http://www.psychologymania.com/2012/09/pengertian-penyesuaian-diri.html

http://www.psychologymania.com/2012/09/karakteristik-penyesuaian-diri.html

http://www.psychologymania.com/2013/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi_27.html

http://www.psychologymania.com/2012/06/definisi-perkawinan.html

http://belajarpsikologi.com/memahami-makna-cinta/

http://www.psychologymania.com/2012/08/perceraian-dalam-tinjauan-sosiologis.html

http://cerdaskonsultan.wordpress.com/tag/penyesuaian-dalam-pernikahan/

http://pegasuscinta.blogspot.com/2012/03/keuntungan-dan-ruginya-menjadi-jomblo.html

http://psikologi.or.id/psikologi-umum-pengantar/hubungan-interpersonal.htm

http://www.psychologymania.com/2013/04/teori-hubungan-interpersonal.html

Juli 20, 2013 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: