blograme

Music My Inspiration :)

Koping (Coping) Terhadap Stres

A.  Pengertian dan Jenis Koping (Coping) Terhadap Stres

 

Koping adalah sebuah mekanisme untuk mengatasi perubahan yang dihadapi atau beban yang diterima tubuh dan beban tersebut menimbulkan respon tubuh yang sifatnya nonspesifik yaitu stres.

Macam-macam koping :

  1. Koping psikologis , Pada umumnya gejala yang ditimbulkan akibat stress psikologis tergantung pada dua factor yaitu : Bagaimana persepsi atau penerimaan individu terhadap stressor dan Bagaimana persepsi atau penerimaan individu terhadap stressor.
  2. Koping psiko-sosial , Yang biasa dilakukan individu dalam koping psiko-sosial adalah nmenyerang, menarik diri dan kompromi.

 

B.  Jenis-jenis Coping Yang Konstruktif dan Positif

 

  1. Coping yang konstruktif (adaptif)  : Merupakan suatu kejadian dimana individu dapat mengatur berbagai tugas mempertahankan konsep diri, mempertahankan hubungan dengan orang lain, mempertahankan emosi dan pengaturan stres (Carpenito, 2000).
  2. Coping positif (sehat)
    1. Antisipasi : Antisipasi berkaitan dengan kesiapan mental individu untuk menerima suatu perangsang. Ketika individu berhadap dengan konflik-konflik emosional atau pemicu stres baik dari dalam maupun dari luar, dia mampu mengantisipasi akibat-akibat dari konflik atau stres tersebut dengan cara menyediakan alternatif respon atau solusi yang paling sesuai.
    2. Afiliasi : Afiliasi berhubungan dengan kebutuhan untuk berhubungan atau bersatu dengan orang lain dan bersahabat dengan mereka. Afiliasi membantu individu pada saat menghadapi konflik baik dari dalam dan luar, dia mampu mencari sumber- sumber dari orang lain untuk mendapatkan dukungan dan pertolongan.
    3. Altruisme : Altruisme merupakan salah satu bentuk koping dengan cara mementingkan kepentingan orang lain. Konflik-konflik yang memicu timbulnya stres baik dari dalam maupun dari luar diri dialihkan dengan melakukan pengabdian pada kebutuhan orang lain.
    4. Penegasan diri (self assertion) : Individu berhadapan dengan konflik emosional yang menjadi pemicu stres dengan cara mengekspresikan perasaan-perasaan dan pikiran-pikirannya secara lengsung tetapi dengan cara yang tidak memaksa atau memanipulasi orang lain.
    5. Pengamatan diri (Self observation) :Pengamatan diri sejajar dengan introspeksi, yaitu individu melakukan pengujian secara objektif proses-proses kesadaran diri atau mengadakan pengamatan terhadap tingkah laku, motif, ciri, sifat sendiri, dan seterusnya untuk mendapatkan pemahaman mengenai diri sendiri yang semakin mendalam.

 

Sumber :

http://www.psychologymania.com/2012/08/pengertian-koping.html

http://bpi-uinsuskariau3.blogspot.com/2011/03/mekanisme-koping.html

Siswanto. 2007. Kesehatan Mental; Konsep, Cakupan, dan Perkembangannya. Yogyakarta: Andi Sunaryo. 2002. 

April 28, 2013 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: